Pada tanggal 26 rajab 1428 H, bertepatan dengan tanggal 11-08-2007, telah terukir sejarah baru pada sebuah jama'ah salafiyah terbesar di Sudan yaitu pengukuhan pengurus baru Anshar Sunnah Al-Muhammadiyah Sudan.. Berawal dari perpecahan di tubuh jama'ah disebabkan karena perbedaan masalah ijtihadiyah terutama yang menyangkut masalah politik, yang mana sebagian pengurus Jama'ah melihat maslahat terjunnya atau terlibatnya jama'ah dalam kancah perpolitikan, dan gagasan ini dimotori oleh Syek Muhammad Hasyim Al Hadiyah hafidzahullah (ketua Umum Anshar Sunnah) dan beberapa masyayekh yang lain.... hal ini menimbulkan kontraversi yang menyebabkan perpecahan di tubuh jama'ah antara pro dan kontra. kelompok yang kontra dibawah komando Syekh Abu Zaid Muhammad Hamzah hafidzahullah yang kemudian diberhentikan dari kepengurusan sejak tujuh tahun yang lalu karena keteguhan beliau dalam prinsip untuk tetap mengemban manhaj dakwah salafiyah yang murni, menyeru kepada tauhidullah fir rububiyah, uluhiyah dan asma wa shifat, dan beliau melihat (sebagaimana dalam muhadhorah-muhadhorah beliau) sebagian pengurus yang berada dibawah komando Syekh Hadiyah telah keluar dari koridor Khittah perjuangan Jama'ah Anshar Sunnah.. Syekh Abu Zaid dan yang sejalan dengan beliau terus berusaha untuk mengembalikan jama'ah pada rel yang shohih (menurut mereka) dan puncaknya setelah muktamar itstitsnai (pengecualian) terpilihlah Syekh Abu Zaid menjadi Ketua Umum Anshar Sunnah Al-Muhammadiyah, DR.Muhammad Syuqqoh Hammad sebagai Amin 'am(sekjend), Syekh Basyir Muhammad Basyir sebagai wakil ketua, begitu juga penetapan beberapa masyayekh yang diamanahkan untuk mengemudi jama'ah untuk mewujudkan cita-cita jama'ah, pengukuhan ini bertempat di Masjid Al-Fath Al Islamy, yang dikenal juga dengan masjid Syekh DR.Muhammad Amin Ismail (Imam dan Khotib masjid tersebut) da'i kondang di bidang tafsir...sekaligus beliau bertindak sebagai protokol acara yang membakar semangat para hadirin dengan retorika khas beliau... acara ini dihadiri ribuan jama'ah Anshar Sunnah dari berbagai wilayah dan terutama dari ibukota sendiri, sesekali terdengar pekikan takbir mengiringi jalannya pengukuhan tersebut... Lewat acara ini pula, dihimbau kepada pengurus lama untuk segera meninggalkan kantor pusat dan tetap terbuka peluang bagi mereka untuk bergabung dengan jama'ah di bawah komando Abu Zaid, jika mereka menyadari dan kembali untuk memperjuangkan cita-cita jama'ah yang murni.. Acara di tutup dengan penggalangan dana untuk kepentingan operasional da'wah Anshor As Sunnah selanjutnya Menurut salah satu sumber yang dapat dipercaya bahwa untuk menduduki markaz anshar sunnah yang masih diduduki oleh Syekh Hadiyah dan pengurus yang lainnya akan ditempuh 2 cara : Lewat hukum atau yang kedua adalah kudeta damai....
Gambar-gambar dibawah ini adalah hasil jepretan jarak jauh, dan bagi ikhwa atau akhwat yang mengiginkan rekaman acara (audio) agar menghubungi kami... Semoga Allah senantiasa memberikan taufik-Nya pada kita sekalian....
|